Manfaat Citra Penginderaan Jauh dan Data Satelit

Manfaat Citra Penginderaan Jauh dan Data Satelit - Pada kesempatan ini admin niatku.com akan berbagi tentang Manfaat Citra Penginderaan Jauh dan Data Satelit. Berikut pejelasan legkapnya.
Manfaat Citra Penginderaan Jauh dan Data Satelit

Manfaat citra pengindraan jauh

1. Sebagai alat penerima
Citra merupakan alat yang baik dalam memberikan rekaman objek, sehingga citra sangat berguna bagi pendidikan dan pengajaran geografi, juga merupakan alat pendukung dalam penelitian geografi.

2. Untuk mendapatkan kenyataan terbaru
Setiap saat dan dalam cuaca apa pun, pengambilan citra dapat dilakukan. Citra merupakan sumber data dan dapat menyajikan gambar secara lengkap.

3. Alat penjelasan
Citra merupakan alat yang baik untuk memahami letak dan susunan gejala di muka bumi, karena citra menyajikan gambar yang lengkap dan wujud yang sebenarnya.

4. Alat bantu menyusun teori
Foto udara merupakan penghubung yang baik antara fakta dan teori. Teori disusun berdasarkan penelitian yang dibuat dengan tingkat kepercayaan antara fakta dan teori.

Keunggulan citra pengindraan jauh

  1. Daerah atau kota yang semula tidak tampak dapat direkam sehingga terwujud dalam bentuk citra yang akhirnya dapat dikenali.
  2. Setiap gambar dapat meliputi daerah yang luas, misalnya sampai setengah bola bumi.
  3. Merupakan cara yang paling cepat dan tepat untuk memetakan daerah bencana. Misalnya, daerah gempa dan daerah banjir.
  4. Pembuatannya dapat diulang-ulang dalam waktu yang pendek.
  5. Merupakan alat yang baik untuk pembuatan peta karena dapat menggambarkan objek secara lengkap dan mirip dengan wujud yang sebenarnya. Pengertian Proyeksi Peta dan Jenisnya ]
  6. Citra dapat dibuat secara cepat meskipun untuk daerah yang sulit dijelajahi secara terestrial.

Manfaat data satelit

  1. Di bidang geografi: untuk pemetaan tematik.
  2. Di bidang geologi: kenampakan batuan yang berbeda dapat dilacak dari foto satelit.
  3. Di bidang pertanian dan kehutanan: foto satelit dapat digunakan untuk identifikasi hutan mangrove, hutan rawa, alang-alang, dan ladang berpindah.
  4. Di bidang arkeologi: kajian tentang Kerajaan Majapahit pernah dipelajari oleh tim gabungan dari Fakultas Geografi UGM dengan menggunakan foto udara.
  5. Di bidang oseanografi: mengetahui kebocoran atau tumpahan minyak di laut, sehingga dapat segera ditanggulangi.
  6. Di bidang perikanan (laut): memberi informasi kepada nelayan dalam penentuan lokasi penangkapan ikan di laut.

  7. Di bidang pertahanan dan keamanan: memberi informasi yang akurat terhadap kondisi wilayah, batas-batas teritorial, bahkan dapat mengetahui keberadaan kekuatan pasukan musuh. Dengan memanfaatkan teknologi GPS (Global Positioning System), sebuah rudal dapat ditembakkan secara tepat dengan panduan dari satelit.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel