hUSHwYtKfwFaF0jDSfLoNBhYdAsENb3IXemjMKsL

Niat Puasa Ramadhan Sebulan Penuh : Arab, Latin, Arti

Niat puasa Ramadhan sebulan penuh menjadi salah satu hal yang paling banyak dicari umat Islam menjelang datangnya bulan suci. Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga ibadah yang memerlukan niat sebagai syarat sah. Tanpa niat, puasa tidak dianggap sah menurut mayoritas ulama.

Niat Puasa Ramadhan Sebulan Penuh

Dalam artikel ini, Anda akan menemukan bacaan niat puasa Ramadhan sebulan penuh dalam bahasa Arab, latin, artinya, hukum niat menurut mazhab, waktu membaca niat, serta penjelasan lengkap berdasarkan Al-Qur’an dan hadits.

Pengertian Niat dalam Puasa Ramadhan

Secara bahasa, niat berarti keinginan atau kehendak dalam hati. Secara istilah syariat, niat adalah tekad dalam hati untuk melakukan suatu ibadah karena Allah SWT.

Dalam konteks puasa Ramadhan, niat menjadi pembeda antara menahan lapar biasa dengan ibadah puasa yang berpahala. Hal ini berdasarkan hadits dari:

Umar bin Khattab

Rasulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya setiap amal tergantung pada niatnya…”

(HR. Bukhari dan Muslim)

Hadits ini menjadi landasan utama pentingnya niat dalam setiap ibadah, termasuk puasa Ramadhan.

Bacaan Niat Puasa Ramadhan Sebulan Penuh

Berikut adalah lafaz niat puasa Ramadhan sebulan penuh yang umum diamalkan:

Tulisan Arab:

نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ رَمَضَانَ كُلِّهِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin:

Nawaitu shauma syahri Ramadhāna kullihi lillāhi ta‘ālā.

Artinya:

“Aku berniat puasa sebulan penuh di bulan Ramadhan karena Allah Ta’ala.”

Hukum Niat Puasa Ramadhan Sebulan Penuh

Terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama mengenai apakah niat puasa harus dilakukan setiap malam atau boleh sekaligus untuk sebulan penuh.

1️⃣ Mazhab Maliki

Mazhab Maliki membolehkan niat puasa Ramadhan dilakukan sekali saja di awal bulan untuk satu bulan penuh, selama tidak terputus (misalnya karena sakit atau safar).

2️⃣ Mazhab Syafi’i

Mazhab Syafi’i (yang banyak dianut di Indonesia) mewajibkan niat setiap malam sebelum fajar untuk puasa wajib, termasuk Ramadhan.

Karena mayoritas umat Islam di Indonesia mengikuti mazhab Syafi’i, maka dianjurkan untuk membaca niat setiap malam.

Waktu Membaca Niat Puasa Ramadhan

Waktu niat puasa Ramadhan adalah:

  • Dilakukan pada malam hari
  • Dimulai setelah Maghrib
  • Berakhir sebelum terbit fajar (Subuh)

Jika seseorang lupa berniat pada malam hari menurut mazhab Syafi’i, maka puasanya tidak sah dan harus diganti di hari lain.

Dalil Tentang Kewajiban Puasa Ramadhan

Perintah puasa Ramadhan terdapat dalam Al-Qur’an surat:

Al-Qur'an Surah Al-Baqarah ayat 183

“Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”

Ayat ini menegaskan bahwa puasa Ramadhan adalah kewajiban bagi setiap Muslim yang memenuhi syarat.

Apakah Niat Harus Dilafalkan?

Secara fiqih:

  • Niat tempatnya di dalam hati.
  • Melafalkan niat hukumnya sunnah menurut sebagian ulama.
  • Yang terpenting adalah adanya tekad dalam hati untuk berpuasa.

Jadi, meskipun tidak membaca lafaz niat secara lisan, selama sudah ada niat dalam hati sebelum fajar, maka puasa tetap sah (menurut pendapat yang kuat).

Keutamaan Puasa Ramadhan

Bulan Ramadhan memiliki keistimewaan luar biasa, di antaranya:

  • Pintu surga dibuka
  • Pintu neraka ditutup
  • Setan dibelenggu
  • Terdapat malam Lailatul Qadar

Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”

(HR. Bukhari dan Muslim)

Syarat Wajib Puasa Ramadhan

Puasa Ramadhan wajib bagi:

  • Muslim
  • Baligh
  • Berakal
  • Mampu berpuasa
  • Tidak dalam keadaan haid atau nifas (bagi wanita)

Tips Agar Tidak Lupa Niat Puasa

Agar tidak lupa membaca niat puasa Ramadhan:

  • Biasakan membaca niat setelah shalat Tarawih
  • Pasang alarm sebelum tidur
  • Jadikan niat sebagai rutinitas setelah makan sahur
  • Tempelkan tulisan niat di kamar

Kesimpulan

Niat puasa Ramadhan sebulan penuh merupakan bagian penting dalam ibadah puasa. Meskipun mazhab Maliki membolehkan niat sekaligus untuk satu bulan, mayoritas umat Islam Indonesia mengikuti mazhab Syafi’i yang mewajibkan niat setiap malam sebelum fajar.

Intinya, niat harus ada dalam hati sebelum Subuh agar puasa sah. Melafalkannya dianjurkan untuk membantu menghadirkan kesungguhan dalam beribadah.

Semoga Ramadhan kita diterima Allah SWT dan dipenuhi keberkahan.

OlderNewest