Doa berbuka puasa Ramadhan adalah doa yang dibaca ketika waktu maghrib tiba sebagai bentuk syukur kepada Allah atas nikmat menyelesaikan ibadah puasa. Momen berbuka bukan sekadar aktivitas makan dan minum, tetapi juga saat yang penuh keberkahan dan mustajab untuk berdoa.
Dalam ajaran Islam, puasa Ramadhan adalah ibadah wajib yang memiliki keutamaan luar biasa. Ketika seorang muslim menahan lapar, dahaga, dan hawa nafsu sepanjang hari, maka saat berbuka menjadi waktu penuh rahmat dan ampunan.
Sebagaimana dijelaskan dalam berbagai hadis, doa orang yang berpuasa termasuk doa yang tidak tertolak.
Bacaan Doa Berbuka Puasa Ramadhan (Arab, Latin, dan Artinya)
Terdapat dua bacaan doa buka puasa yang populer dan sering diamalkan umat Islam.
1. Doa Berbuka yang Shahih dari Hadis
Tulisan Arab:
ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ
Latin:
Dzahabazh zhama’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya Allah.
Artinya:
“Telah hilang rasa haus, urat-urat telah basah, dan pahala telah ditetapkan, insya Allah.”
Doa ini diriwayatkan dalam hadis dan diamalkan oleh Nabi Muhammad ﷺ, sebagaimana disebutkan dalam riwayat dari Muhammad.
2. Doa Berbuka yang Populer di Masyarakat
Tulisan Arab:
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ
Latin:
Allahumma laka shumtu wa bika aamantu wa ‘alaika tawakkaltu wa ‘ala rizqika afthartu.
Artinya:
“Ya Allah, karena-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku bertawakal, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka.”
Walaupun doa ini sangat populer di Indonesia, para ulama menjelaskan bahwa riwayatnya memiliki kelemahan sanad. Namun secara makna tetap baik dan berisi penghambaan kepada Allah.
Dalil Keutamaan Doa Berbuka Puasa
Puasa memiliki kedudukan istimewa dalam Islam. Dalam Al-Qur'an, Allah memerintahkan umat Islam untuk berpuasa pada bulan Ramadhan sebagai bentuk ketakwaan.
Rasulullah ﷺ juga bersabda bahwa ada tiga golongan yang doanya tidak tertolak, salah satunya adalah orang yang berpuasa hingga ia berbuka.
Artinya, waktu menjelang berbuka adalah waktu mustajab untuk berdoa. Oleh karena itu, selain membaca doa berbuka, sangat dianjurkan memperbanyak doa lainnya seperti memohon ampunan, rezeki, kesehatan, dan kebaikan dunia akhirat.
Mengapa Doa Berbuka Puasa Sangat Mustajab?
Ada beberapa alasan mengapa doa berbuka puasa memiliki keutamaan besar:
1. Kondisi Hati yang Ikhlas
Saat berpuasa, seseorang berada dalam kondisi tunduk dan patuh sepenuhnya kepada Allah. Rasa lapar dan haus membuat hati lebih lembut dan khusyuk.
2. Bentuk Syukur atas Nikmat
Berbuka adalah simbol syukur atas nikmat makanan dan minuman setelah seharian menahan diri.
3. Waktu Penuh Rahmat
Menjelang maghrib adalah waktu pergantian siang dan malam, yang dalam Islam termasuk waktu penuh keberkahan.
Sunnah Saat Berbuka Puasa
Agar ibadah semakin sempurna, berikut beberapa sunnah saat berbuka puasa:
1. Menyegerakan Berbuka
Rasulullah ﷺ menganjurkan untuk segera berbuka ketika matahari telah terbenam.
2. Berbuka dengan Kurma atau Air
Jika tidak ada kurma, maka dengan air putih. Ini sesuai praktik Nabi ﷺ.
3. Membaca Doa Sebelum atau Saat Berbuka
Doa dibaca ketika hendak berbuka atau setelah meneguk air pertama.
4. Tidak Berlebihan
Islam melarang berlebihan dalam makan dan minum.
Waktu yang Tepat Membaca Doa Berbuka
Banyak yang bertanya: kapan waktu yang tepat membaca doa berbuka?
Mayoritas ulama menjelaskan bahwa doa dibaca ketika mulai berbuka, yaitu setelah matahari benar-benar terbenam dan adzan maghrib berkumandang.
Namun, doa juga bisa dipanjatkan beberapa menit sebelum berbuka karena itu termasuk waktu mustajab.
Adab Berdoa Saat Berbuka Puasa
Agar doa semakin dikabulkan, perhatikan adab berikut:
- Menghadap kiblat (jika memungkinkan)
- Mengangkat kedua tangan
- Memulai dengan pujian kepada Allah
- Membaca shalawat kepada Nabi
- Berdoa dengan penuh keyakinan
- Tidak tergesa-gesa
Keutamaan Puasa Ramadhan Secara Umum
Ramadhan adalah bulan penuh ampunan dan rahmat. Beberapa keutamaannya:
- Pintu surga dibuka
- Pintu neraka ditutup
- Setan-setan dibelenggu
- Terdapat malam Lailatul Qadar
Puasa bukan hanya menahan lapar, tetapi juga menjaga lisan, hati, dan perilaku.
Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Berbuka
Agar ibadah tidak berkurang nilainya, hindari hal berikut:
- Berbuka berlebihan hingga kekenyangan
- Lalai berdoa karena sibuk dengan makanan
- Menganggap doa berbuka sekadar formalitas
- Tidak menjaga shalat maghrib karena terlalu lama makan
Tips Agar Doa Berbuka Lebih Khusyuk
Berikut beberapa tips praktis:
- Siapkan makanan sederhana agar fokus pada doa
- Hentikan aktivitas beberapa menit sebelum adzan
- Gunakan momen hening sebelum berbuka untuk bermunajat
- Libatkan keluarga agar suasana lebih religius
Doa Tambahan yang Dianjurkan Saat Berbuka
Selain doa khusus berbuka, Anda juga bisa membaca:
- Doa memohon ampunan
- Doa kebaikan dunia akhirat
- Doa untuk orang tua
- Doa agar dipertemukan dengan Ramadhan berikutnya
Karena waktu berbuka adalah waktu mustajab, manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin.
Hikmah Spiritual di Balik Doa Berbuka Puasa
Doa berbuka mengajarkan beberapa nilai penting:
1. Tawakal
Mengakui bahwa segala rezeki berasal dari Allah.
2. Syukur
Mensyukuri nikmat yang sering dianggap sepele seperti air dan makanan.
3. Kesadaran Spiritual
Menghubungkan aktivitas fisik (makan) dengan nilai ibadah.
Doa Berbuka untuk Anak-Anak
Mengajarkan doa berbuka sejak dini sangat penting. Orang tua bisa:
- Mengajarkan bacaan secara perlahan
- Menjelaskan artinya dengan bahasa sederhana
- Memberi contoh langsung setiap hari
Dengan demikian, anak tidak hanya hafal, tetapi juga memahami maknanya.
Penutup
Doa berbuka puasa Ramadhan bukan sekadar bacaan rutin, tetapi momentum spiritual yang sangat berharga. Di saat rasa lapar dan haus telah ditahan seharian, doa menjadi ungkapan syukur dan harapan kepada Allah.
Membaca doa berbuka sesuai sunnah, memahami maknanya, serta mengamalkan adabnya akan menjadikan ibadah puasa lebih sempurna dan bernilai tinggi.
Semoga Ramadhan kali ini membawa keberkahan, ampunan, dan pahala yang berlipat ganda bagi kita semua. Aamiin.

